Skincare 101 by Mollie part 1

WhatsApp Image 2018-04-20 at 00.25.25

Hi!

Ini postingan review pertama Mollie loh! Perasaan ku saat ini campur aduk, antara senang, takut, ragu-ragu…

Tapi ga apa, Bismillah, semua hal pasti ada saat pertamanya kan ya. 😉

Oke, untuk review pertama ini, aku kasih judul Skincare 101 , karena isi review ini adalah segala hal mendasar tentang skincare yang aku pakai.

Ooiya, karena penjelasan yang lumayan panjang, Skincare 101 ini kubagi jadi 2 bagian. Part 1 ini akan berisi cerita produk skincare apa aja yang pernah kupakai dari jaman piyik dan langkah-langkah skincare ala Korea yang sedang aku pakai sekarang. Ga semua produk ditulis, karena banyak yang lupa juga 🙈. Tapi InsyaAllah bisa menggambarkan kondisi kulit ku sekarang deh.

Aku ceritain dulu ya, bagaimana kondisi kulitku. Dari jaman muda belia, aku sudah mengidentifikasi jenis kulit mukaku adalah berminyak. Karena udah genit dari SD, aku udah mulai pakai bedak compact Pigeon, dan lipbalm Nivea dari SD kelas 5 kalau ga salah ingat. Sayangnya, karena kulitku sensitif, aku terkena permasalahan kulit wajah akibat penggunaan bedak padat. Kulit mukaku jadi ada bercak-bercak putih seperti panu, yang biasa disebut orang dengan istilah “buras” . Dokter kulit menyarankan aku untuk berhenti menggunakan bedak padat. Semenjak itulah aku tidak pernah lagi menggunakan bedak padat. Untuk apapun, andalanku selalu bedak tabur Marcks.

Saat masuk SMP, aku mulai memasuki masa pubertas. Haid pertama datang, dan jerawat pun panen di muka ku. Aku merasa perlu membersihkan muka saat itu, jadilah aku membeli pembersih muka cair yang saat itu baru keluar banget dan lagi hits, Eskulin dan Ovale . Lagi-lagi kulitku bermasalah akibat pembersih muka itu. Mungkin karena kandungan alkohol yang tinggi ya. Jerawat yang tadinya hanya ada untuk lucu-lucuan, jadinya bikin malu-maluin, karena mukaku jadi makin merah dan dipenuhi banyak jerawat. Hal itulah yang jadi latar belakang masalah utama penampakan kulit mukaku saat ini : pori-pori besar dan bekas jerawat . Dua kombinasi jitu yang membuat mukaku terlihat seperti permukaan bulan.

Aku pertama kenalan dengan klinik kecantikan itu di Jogja waktu kuliah. Klinik LBC (London Beauty Center) yang akan selalu kuingat, karena berkat si LBC ini , kulit mukaku bisa bersiihh dari jerawat membandel. Dulu aku hanya melakukan perawatan beberapa kali, lupa tepatnya, tetapi paling banyak 5 kali aku ke sana. Perawatan yang aku ambil mulai dari facial, peeling, dan meso. Untuk hariannya, saat itu aku memakai rangkaian pembersih, krim pagi, sunblock dan krim malam nya juga. Tapi itu jumlahnya ga banyak juga, mungkin hanya 2 atau 3 kali habis, dan sudah ga beli lagi. Kenapa? Mahal cyiin ! Untuk ukuran kantong anak kuliahan, aku menghabiskan uang tabungan dari kecil untuk ke sana. Jadi ya seperlunya aja. Waktu udah ilang si jerawat-jerawat gengges itu, aku pakai produk rangkaian dari Pond’s.

Lupa-lupa ingat, tapi sepertinya aku memakai Pond’s itu sampai sebelum aku hamil. Saat aku mulai hamil, aku belum banyak teredukasi tentang perawatan wajah. Jadi aku sangat ketakutan pakai segala produk yang mengandung pemutih. Sempat pakai produk natural (aku beli minyak esensial untuk perawatan muka dan badan), tetapi malah membuat aku kembali terkena penyakit kulit yang mirip seperti psoriasis. Akhirnya saat hamil, aku menggunakan rangkaian produk skincare wajah dari Kiehl’s.

Bagaimana kondisi muka dengan Kiehl’s? Bagus! Well, paling tidak, kondisi penyakit kulitku teratasi, dan tidak muncul masalah baru. Nilai tambahnya, produk Kiehl’s berhasil mengendalikan produksi minyak yang berlebih. Nilai minusnya, karena aku ga berani pakai produk yang bisa mencerahkan, jadilah saat itu mukaku kusam. Sampai untuk pergi kemana-mana wajib banget pakai BB cream. Kalau ga pakai, rasanya kayak belum mandi. Hahaha…

Aku mulai mendapat pencerahan untuk urusan muka ini sejak pertengahan tahun 2017. Saat Kili sudah mulai bisa diajak main-main, jalan-jalan, jadi aku mulai ngerasa kudu update perawatan muka juga biar bisa makin kinclong. Pas banget aku dapat pencerahan dari temen-temen di Komunitas Learning Mama Indonesia . Mulai saat itu, aku rajin mencari informasi tentang perawatan muka yang lagi hits sekarang, yaitu penggunaan produk perawatan berlapis-lapis . Konon perawatan muka model ini populer dari Korea. Tapi karena aku bukanlah penggila Korea , jadi ga begitu paham dari mana hype skincare ini berasal. Yang aku tau, langkah perawatan berlapis ini ternyata betul terbukti ampuh dan bekerja sangat baik pada kulit wajahku.

Jadi, apa perawatan yang aku pakai sekarang?

Aku tuliskan langkah-langkah nya secara umum di bawah ya. Untuk produk apa saja yang aku pakai di tiap langkahnya, akan aku buatin tulisan terpisah yang mengulas masing-masing produk dengan lebih mendetail. Ok!

Langkah-langkah Skincare Mollie :

Rutin Pagi

  1. Cuci muka

  2. Hydrating Toner

  3. Essence

  4. Serum

  5. Moisturizer

  6. Sunscreen

Rutin Malam

  1. Double Cleansing

  • Oil based face cleanser
  • Water based face cleanser

2. Exfoliating

  • Chemical : Exfoliating Toner

Atau

  • Physical : Scrub, dll

3. Hydrating Toner

4. Essence

5. Serums

6. Sheet Mask

7. Moisturizer

Kelihatan nya ribet ya? Padahal ngga juga lho. Aku malah nikmatin banget setiap langkah nya, dan mulai ketagihan. 😆

Apa aja produk yang aku pakai sekarang, dan penjelasan singkat tentang langkah-langkah di atas, bakal aku ceritain di part 2 .

See you beautiful people!

~xo

Nulis Lagi Yuk!

Hola!

Akhirnya Mollie kembali menulis. Yeaaay !!

Aku jadi teringat, beberapa harapan sebelum anak laki-laki lucu bernama Kili yang saat ini berumur 23 bulan lahir.. Salah satunya adalah, untuk aktif menulis ketika sudah menjadi ibu nanti. Harapanku saat itu, aku ingin anakku tumbuh menjadi pribadi yang biasa dan gemar menulis. Karena apa?

Di dunia yang semakin gamblang terbuka dan transparan ini, persaingan di bidang apa saja menjadi semakin ketat. Nah, dengan menulis, kita jadi bisa memperlihatkan wawasan kita kepada dunia. Membiarkan dunia tahu bahwa kita itu ada dan mengambil perhatiannya.

Lalu ada yang protes, “Kalau mau eksis zaman now mah jadi Vlogger aja kali, Ul!” . Iya juga sih. Tetapi menjadi vlogger terlalu berat untuk aku kayaknya. Hahaha.. Dan ingat, menulis itu penting loh. Dengan belajar menulis dengan baik, kita bisa belajar menyalurkan aspirasi dan pemikiran kita secara santun dan tertata. Karena dalam tulisan, kita dituntut untuk membuat para pembaca bisa menikmati apa yang kita tulis dalam imajinasi mereka. Jadi ga bisa tuh yang namanya asal nulis. Karena kalau asal-asalan, yang baca juga pasti akan bingung dan alih-alih menikmati, mereka memilih untuk kabur.

Baik, kembali lagi pada harapan saya di atas tentang rajin menulis untuk memotivasi Kili.. Sayangnya setelah melahirkan dan sibuk dengan aktivitas per emak-emak an, aku jadi lupa dan menaruh harapanku untuk rajin menulis ini pada prioritas ke 99 kalau dalam sehari dibatasi ada 100 prioritas hidup yang penting. Ya, pokoknya prioritas nomor buncit deh.

Kenyataan bahwa seorang anak yang sedang tumbuh itu rasa kepo nya amat besar, udah gitu ga bisa dilarang banyak karena akan membuat mereka makin brutal, membuat untuk sekedar membuka laptop dan mulai mengetik itu menjadi sulit sekali. Ditambah dengan alibi mamak butuh me time dengan membuka sosial media, e commerce ini itu untuk browsing barang cantik demi menyegarkan mata emak. Jadilah keinginan menulis ku makin lama makin menghilang.

Berita baiknya, aku sadar dan selalu ingat tentang keinginan ku yang amat besar (dulu) untuk bisa jadi penulis yang telaten dan handal. Jadi walaupun udah hampir ga masuk prioritas hidup, tapi aku selalu berusaha mencari cara bagaimana aku bisa menumbuhkan semangat untuk menulis lagi. Berbagai upaya, antara lain dengan ikut nyemplung terjun bebas (yes, terjun bebas, karena aku emang modal nekat tanpa ada persiapan apapun) ke dalam aneka komunitas menulis.

Alhamdulillah, sekarang sudah dua komunitas menulis yang sedang serius aku ikuti, yaitu komunitas Learning Mama yang sedang ada proyek membuat antologi , dan komunitas beauty blogger Pekanbaru .

Untuk proyek antologi, mungkin nanti akan aku upload di blog ini cerita milikku. Lumayan lah ya untuk nambah bikin rame. Sedangkan untuk aktivitas komunitas beauty blogger Pekanbaru , sudah pasti akan memaksa membuat ku untuk rajin menceritakan hobi ku belanja, mengoleksi dan memakasi skincare + makeup di blog ini.

Untuk kalian, mamah muda, yang juga seperti aku. Dulu punya banyak harapan, tapi setelah melahirkan ternyata banyak perubahan yang bikin lupa sama aneka keinginan masa itu, yuk kita semangat lagi. Semua pasti bisa diusahakan selama niat kita ada. Jangan lupa buat goal (tujuan) yang jelas dari harapan dan keinginan itu ya. Karena suatu harapan dan cita-cita bisa terwujud bila kita tekun dan selalu percaya. Caranya dengan membuat tujuan yang jelas dari harapan dan cita-cita tersebut sehingga kita bisa selalu mengukur keberhasilan dan kemajuan yang sudah kita capai.

Bismillah, Yuk Nulis Lagi! 🙂

Dear Kili

Dear Kili,

Kenapa babysitter biaya sewanya mahal? =>> Karena ngurus anak ga gampang.

Yes, itu pertanyaan yang saya sudah tau jawabannya sejak lamaa. Tapi akhirnya setelah punya anak beneran, baru beneran ngerti juga arti kata “ga gampang” dari jawaban di atas.

 

Kili, anak mama papa yang hebat, besok ternyata hari ulang tahun mama loh!

Ulang tahun pertama setelah Kili lahir. Untuk pertama kalinya juga mama beneran lupa, ga nyiapin apa2 (FYI, saya adalah orang yang agak klenik untuk hal ulangtahun ini 😁 . Biasanya saya melakukan ritual entah itu merawat diri, lebih banyak ibadah, atau apapun untuk menyambut hari lahir, agar saya merasa spesial pada hari tersebut. Silly but true 😜) untuk ulangtahun besok.

Mama inget karna papa yang tadi pas pulang kantor senyum2 manis, nanyain mama pengen kado apa untuk besok. Then I was like,  “Whaat? Tomorrow is my birthday?? “.

Yes, mama tau ini udah bulan oktober, tapi perasaan terakhir mama liat kalender baru tanggal 10. Lah kok tiba2 besok udah 21 ??

 

Begitulah kili, semenjak ada kamu, akhirnya mama ngerasain sosok uti ada dalam diri mama. Yang bukannya mikirin ulangtahun pengen makan apa or kado apa, tapi yang kepikir malah ulangtahun mau ngasih yang spesial apa buat kamu n papa. Tapi berhubung mama baru nyadar tadi sore.. Hehe.. Harap dimaafkan tidak ada apapun yang spesial besok yaa..  😁

 

Kok bisa sampe lupa?  Karna kili adalah hal yang saangat spesial untuk mama. Jadi yang lain spesialnya udah ga ada lagi deh.

 

Mama berjuang dari awal kehadiran kili untuk membuat kili senyaman dan sesehat mungkin dalam keluarga kecil kita. Karna mama bukan orang super, dan kili adalah anak yang spesial, banyak hal yang sudah mama lupakan untuk memastikan kili tumbuh dengan baik.

 

Mama udah komitmen untuk ga pakai bantuan untuk ngasuh kamu, dan yess, mama ngaku deh, ngerawat kamu sama sekali ga gampang.

Tapiii.. Mama happy banget waktu bisa menyaksikan langsung semua tahapan pertumbuhan kili. Waktu mama orang pertama yang bisa bikin kili ketawa.

 

Wah.. Sudah mau jam 11 malam.. Dan mama belum tidur demi membuat ritual untuk sedikit ber me time merayakan ulangtahun mama besok.  Tapi sebentar lagi mungkin kamu akan bangun untuk minum kili, jadi rasanya postingan ini ga bisa lebih panjang lagi.

 

Mama sayaang Kili 💟

Posted in Uncategorized

I am Pregnant!

3 September 2015

This was my 3rd day late period since I consider that I got 32 days cycle.

Kemarin sudah punya firasat baik dan beli tespek di warung terdekat. Tespek seadanya, merk Woman Choice . Kenapa pilih merk itu? Karena di warung itu cuma ada merk itu aja yang dijual 😀

Okey.. so tanggal 3 itu pagi-pagi sekitar jam 5.30 am bangun tidur langsung ke toilet dan sambil masih merem2 iseng pakai test pack nya.

Jeng.. jeng… ternyata muncul langsung si garis kedua yang nandain gw hamil. Woooowww!!!

Hasil Tes dengan Woman Choice

Soo.. if you guys curious what was in my mind.. was i surpised? OF COURSE!!

Gw sempet mikir sambil duduk di toilet. “Kasih tau babeh nya gimana ya.. Pengen yang dramatis dikit.. tapi kok ga sabar.. ah kok jadi galau..

Akhirnya gw keluar toilet dengan tegar. Niat awal si mau langsung solat subuh, tapi beda pikiran beda kenyataan, begitu keluar toilet gw langsung meluk babeh nye .. dan ngasih tau kabar gembira. HOREEE !!!

Kami menikah 8 Juni 2013 . Jadi sudah 2 tahun yang lalu. Kami memang merencanakan untuk ga langsung punya anak setelah menikah. Alasannya? Sederhana aja si, karena kami ingin mempersiapkan diri betul-betul untuk jadi orang tua. Jadi ga ada kata penyesalan setelah punya anak nanti, nyesel karna belum ini belum itu. Insya Allah. 😀

Kami mulai ngerencanain punya baby sejak awal tahun 2015 ini. Akhir Februari 2015 gw udah stop hormonal consumption. Setelah stop itu, gw langsung haid seperti biasa. Periode berikutnya (April 2015) juga gw haid. Naah, tibalah bulan Mei gw ga haid. Udah ngarep-ngarep tu kan.. ditunggu sebulan dua bulan ga haid juga.. akhirnya pernah test dan usg ke dokter tapi ternyata hasilnya masih negatif.

Waktu itu gw direkomendasiin sama temennya suami yang sempat mengalami masalah lama punya anak ke dr Budi Mulyana, Sp.OG di Pekanbaru. Kalau menurut  beliau, rahim gw normal dan gw cuma butuh sabar aja nunggu kondisi badan gw normal lagi setelah konsumsi obat hormon, which is sekitar 3-6 bulan.

Baiklah kami nurut dengan wejangan pak dokter, rajin minum vitamin E santa-e 400 kalo ga salah yaa waktu itu. Rajin juga minum susu kedelai n bubur kacang hijau. Tambah rajin makan sayur n buah, pokoke optimis si baby akan cepet datang. ^_^

Alhamdulillah akhir Juni haidnya normal lagi, akhir Juli pun haid normal. Hepilah ekee, karna haid normal berarti kondisi badan udah siap untuk dititipin baby. Yeiiy!

Dari haid terakhir itu gw udah ngerasa optimis, dan akhirnya dengan pede nya waktu akhir agustus gw ga haid, langsung gerak cepat beli testpack. Konon gw pernah baca, kita bisa test bahkan keesokan hari setelah sex untuk tahu kita hamil atau ngga. Alhamdulillaah.. waktu ngelihat dua garis itu rasanyaa.. Ih WOOW!

Karena bersemangat bangeet, pagi itu juga gw langsung ke dokter untuk memastikan gw hamil. Jam 8.30 am , gw ambil urine untuk tes di lab. Eeh.. ternyata hasilnya negatif sodara sodara! Kaget dan bingung waktu liat hasilnya. Dokter nyuruh gw balik minggu depan untuk tes ulang.

Masih ga bisa terima, gw beli lagi testpack dengan merk sama dan sampe di rumah langsung tes lagi. Hasilnya ? Alhamdulillah masih 2 garis. 🙂

Hasil Tes dengan Woman Choice 2

Atas hasil testpack pertama (pagi 05.30 am) . Bawah hasil testpack ke dua (pagi 9.30 am) .

Penasaran bangeet rasanya, kenapa hasil di lab bisa negatif yaaa?? Padahal kata dokter, lab itu pakai metode tes urine yang jauuh lebih sensitif dan akurat dibandingkan alat test rumahan. Akhirnya setelah googling , ada satu jawaban yang make sense. Sorry banget gw lupa alamat web tempat gw ketemu artikelnya jadi ga bisa kasih referensi yang jelas di sini. Di artikel itu disebutkan kalau hasil tes urine kehamilan akan lebih akurat kalau kita ambil sample urine pertama kita di pagi hari setelah bangun tidur. Hal tersebut karena konsentrasi hormon hcg kita paling tinggi waktu baru bangun tidur.

Nah artikel itu juga nyebutin, kalau mau tes urine di lab bukan dengan urine pertama di pagi hari, kita harus nahan kencing dulu sebelumnya (waktunya ga disebutin berapa lama tahan kencingnya). Jarak antara urine yang dipakai untuk tes satu dan lainnya minimal 4 jam. Tujuannya agar hormon hcg sudah cukup terkumpul di dalam urine yang dipakai untuk tes.

Kayaknya karena sebelum gw ke dokter itu gw pipis dulu di rumah, jadi waktu ambil urine untuk tes lab, jadinya hormonnya belum terkumpul deh, plus waktu itu gw baru telat beberapa hari aja, jadi kadar hormon hcg nya belum tinggi.

Gw udah hepi tuh.. tapi tetep aja rasanya ga tenang yah bo’.. haha..

Seminggu setelahnya gw bikin janji sama dokter untuk tes ulang. Tapi karna masih penasaran banget, akhirnya gw beli 2 testpack lain yang beda merk . Itu juga karna suami gw ikutan penasaran dan ga tenang. Haha…

Alhamdulillah test dengan merk lain, hasilnya tetap sama. Dua garis a.k.a. hamidun!

Hasil Tes dengan Sensitif  Hasil Tes dengan Direct Test

Dua tes ini gw ambil di hari yang berbeda. Tapi dua-duanya pakai urine pertama di pagi hari.

10 September 2015

Akhirnya datanglah hari gw tes ulang ke dokter!

Ga mau kecewa lagi, gw tampung urine di pagi hari. Jadi gw udah bawa-bawa urine dari rumah. LOL .

Langsung ke lab. Deg deg an bangeeet dooong!!!

Walaupun gw udah lihat hasil 4 testpack yang semuanya bilang gw hamil, tapi tetep aja ga tenang kalau belum ada hasil resmi dari lab ini .

Cukup sekitar 10 menit nunggu, dan keluarlah hasilnya. PT (Pregnancy Test) Result : POSITIVE (+) .

Alhamdulillaah ! Senengnyaa banget banget!

Excited banget, bakalan ada makhluk hidup yang nantinya bikin perut seperti berisi alien pas doi gerak2 . >D<

14 September 2015

Setelah resmi divonis positif, seminggu berasa lamaaa banget. Pertama karena pengaruh asap di Riau yang sangat amat pekat dan berbahaya bikin gw jadi ga bisa kemana2 selain di kamar aja. Kedua karena gw mulai ngerasain indahnya laper terus dan mual-mual, ditambah sakit pinggang, jadi kamar adalah tempat favorit gw sekarang.

Karena rasanya hasil di atas kertas kurang memuaskan, gw pergi lah ke dokter kandungan untuk USG. Sebenernya gw disuruh ke dokter kandungan bulan depan, katanya kalau sekarang janinnya belum kelihatan. Tapi yaa.. namanya juga anak pertama cyiin.. penasaran tingkat dewa gitu loh!

Jadilah pergi ke dokter kandungan minta USG.

I wanna share a little information about the hospital where I took the visit. It name is RS Permata Hati , located at Jl. Sudirman Duri , Riau. My doctor was dr. Erry Franto , Sp.OG . He started at 1.00 pm and I got queue number 20. Recepcionist said that I will be serve approximately at 2.00 pm. But you know what ? I got my turn at 4.30 pm . Soo.. Another time you need to go there and get big number, just dont rush your self to go to the hospital.

Seneeng banget bisa ngeliat bentuknya baby ini pertama kali. Bayangan gw, gw cuma akan ngeliat bayangan samar ga jelas karena usia kandungan yang masih muda banget , 6 minggu. Tapi ternyata sudah kelihatan bentuk seperti kacang yaitu kantung ketubannya. Aahh.. perasaan takjub, senang, kaget, ga bisa terungkapkan dengan kata-kata.

USG pertama 6 weeks

USG pertama 6 weeks

Alhamdulillah. Now I can officialy say to the world : I am Pregnant !

Bismillah .. jaga makanan, jaga perilaku, jaga perkataan, jaga hati. Semua dijaga. Semoga bisa ngasih yang terbaik untuk baby ini.

And now our journey begin.. 🙂